Beranda Breaking news Ngaji Ihya Ulumuddin

Ngaji Ihya Ulumuddin

7
BAGIKAN

Ngaji Ihya kali ini tentang mencegah keinginan diri untuk mencapai kebahagiaan sejati. Mengendalikan nafsu. Sebab kelak, manusia akan diadili oleh dirinya sendiri. Bertengkar dengan nafsunya sendiri. Dalam suatu hadist, dijelaskan bahwa Nabi Muhammad bersabda pada para sahabat yang datang dari berjihad, “Selamat datang pada kamu sekalian dari jihad kecil kepada jihad besar”, lalu sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya apa jihad besar itu?” Nabi berkata, “Jihad melawan nafsu”. Abu Abbas, yang merupakan bagian dari seorang pemikir di zamannya, berkata, “hei nafsu, kau ini tidak membuat kaya, tidak pula beribadah seperti umumnya orang beribadah, seolah-olah kau ini membuat aku ada di antara surga dan neraka. Apakah tidak malu engkau (nafsu)?” Pada dasarnya, manusia memiliki nurani, yang saat dia melakukan keburukan, ada rasa tak enak diri, alias ada rasa tak rela melakukan keburukan tersebut. #NU#PBNU#164Channel#NahdlatulUlama#NgajiIhya#GusUlil

Komentar