Beranda NU Talk Bicara 🔴 (LIVE) Geger Pesantren di Jabar

🔴 (LIVE) Geger Pesantren di Jabar

5
BAGIKAN

Normal Baru digulirkan. Seluruh sektor kehidupan diperbolehkan berkegiatan kembali. Tak terkecuali kegiatan di pondok pesantren yang mayoritas dipunyai oleh warga Nahdliyin. Dengan catatan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Meski penting, prasyarat protokol kesehatan dinilai memberatkan lingkungan pondok pesantren. Contohnya saja, keputusan gubernur Jawa Barat tentang protokol kesehatan yang dinilai memberatkan. Satu sisi pesantren diminta untuk menerapkan protokol kesehatan. Lain sisi pesantren dibiarkan menjalani protokol kesehatan secara mandiri, tanpa diberi atensi. Itu sebabnya muncul kontroversi di ruang publik.

Keluarnya SK Gubernur Jawa Barat nomor 443/Kep.321-Hukham/2020 tentang protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19 di lingkungan pesantren telah menuai pro dan kontra.

Kini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengubah Peraturan Gubernur tentang protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 di pondok pesantren. Salah satu yang paling mencolok adalah menghilangkan sanksi jika ada pelanggaran.

Lalu apa sebenarnya yang terjadi? 164 Channel akan mengupas ini bersama: 1. H.M. SIDKON DJAMPI; Ketua pansus VII DPRD Provinsi Jawa Barat 2. Ir. Deni Ranggajaya; Sekretaris PCNU Garut 3. Drs. H. Abdul Wahid; Sekretaris PCNU Kab. Tasikmalaya

Untuk mendapatkan informasi seputar NU, atau kajian kitab kuning dari kiai-kiai NU, silahkan follow akun:

Instagram: @164channel.pbnu

Youtube: www.youtube.com/164Channel

Facebook: www.facebook.com/Channel164

Twitter: @Channel164

Komentar